STUDI KORELASI TINGKAT PENERAPAN TEKNOLOGI PASCA PANEN DENGAN TINGKAT PRODUKSI PADI SAWAH DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

I DEWA GEDE SUARTHA, THOMAS BULU KALEKA, I GUSTI AGUNG DIDIT EKA PERMADI

Abstract


Research on the Correlation Study of Post-Harvest Technology Application Levels with Production Levels focuses on the problem, whether there is a relationship between the two variables. To answer this question, a study was conducted in West Lombok Regency with a total of 42 farmers who were determined by side stratified random based on the status of their farmer group. The analytical tool used to determine the correlation between the level of application of post-harvest technology and the level of lowland rice production is the non-parametric statistic Cotingency Coefficient (Cc).

The results of the analysis show that the level of application of post-harvest technology with the level of lowland rice production in West Lombok Regency has a positive correlation, with a Contingency Coefficient (Cc) of 0.89.


Keywords


The level of application of post-harvest technology, the level of lowland rice production

Full Text:

PDF

References


Anonim,. Distribusi Khi Kwadrat (Chi Square), https://www.rumusstatistik.com

Anonim, (1984). Pedoman Perlombaan Intensifikasi Padi Dan Palawija Tahun 1983/1984 Dan Seterusnya, Badan Pengendalian Bimas. jakarta

Agus Ahyari. (2002). Manajemen Produksi : Perencanaan Sistem Produksi. Yogyakarta. BPFE.

Destina,. (2013). Peningkatan Produktivitas Dan Efisiensi Usahatani Padi Sistem Ratun Di Lahan Pasang Surut Agronomi Ratun Genotipe-Genotipe Padi Potensial Untuk Lahan Pasang Surut. Buletin Inovasi Teknologi Pertanian.

J. Supranto, (1985). Statistik, Teori Dan Aplikasi, Jilid I. Erlangga, Jakarta

Las, I., (2004). Inovasi teknologi tanaman padi untuk system pertanian berkelanjutan. Indonesian Institusi for Rice Research (IIRR), Sukamandi. Makalah Pelatihan Peningkatan SDM Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Sistem Pertanian Berkelanjutan. Padang, 2-4 Desember 2004.

Nugraha, S. (2008). Keterlambatan Perontokan Padi. Informasi Ringkas Bank Pengetahuan Padi Indonesia 2008b. Badan Litbang Pertanian.

Purwono dan Purnamawati. (2007). Budidaya Jenis Pangan Unggul. Depok: Penebar Swadaya.

Setyono, A. (2009). Pebaikan Teknologi Pasca panen Dalam Upaya Menekan Kehilangan Hasil Padi. Orasi Pengukuhan Professor Riset, 26 November 2009. Badan Litbang Pertanian

Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian Teori dan Aplikasinya. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada. 134 hal.

Suger, (2001). Mengingat pentingnya komoditas padi maka pengembangan komoditas tersebut tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan pertanian terutama tanaman pangan

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Afabeta Bandung

Utomo, M dan Nazaruddin, 2008. Bertanam padi sawah tanpa olah tanah. Penebar swadaya: Jakarta.

Zahrah S. (2011). Aplikasi Pupuk Bokashi dan NPK Organik pada Tanah Ultisol untuk Tanaman Padi Sawah Dengan Sistem SRI. J ilmu lingkungan Universitas Islam Riau 5(2):114 – 129.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 SOSIAL SAINS DAN TEKNOLOGI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________
Sosial Sains dan Teknologi

Published by UNMAS Denpasar K. Mataram | Email: Aminullahmtk@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.