ANALISIS TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM KEWENANGAN DISKRESI OLEH PEMERINTAH YANG BERKAITAN DENGAN TINDAK PIDANA KORUPSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

ASMAYANDI ASMAYANDI

Abstract


Philosophically, Discretion has a very important position in terms of government administration by public officials, for this reason its juridical-formal arrangement is contained in Law Number 30 of 2014 concerning Government Administration. The formulation of the problem in this study is focused on two things, first, how is the formulation of the concept of discretion in Law Number 30 of 2014 concerning Government Administration? and second, how is the implementation of discretionary authority legal accountability by the government in relation to the criminal act of corruption? From the research results it can be concluded that, firstly, the formulation of the concept of discretion in Law No. 30 of 2014 concerning Government Administration is regulated in Article 22, which provides limits on discretion in two ways, firstly discretion must be issued by an authorized official, and secondly discretion must have clear objectives. And the second form of legal responsibility for discretionary acts related to corruption is in the form of administrative sanctions as regulated in Article 80 of Law No. 30 of 2014.


Keywords


Government Administration, Discretionary Authority, Government, Legal Accountability, and Corruption Crime

Full Text:

PDF

References


Adami Chazawi. (2017). Hukum Pidana Korupsi di Indonesia. Jakarta: Rajawali Press.

Andi Dzul Ikhram Nur. (2015). “Tinjauan Hukum Administrasi Terhadap Penyalahgunaan Kewenangan Dalam Tindak Pidana Korupsi”, Skripsi pada Fakultas Hukum Universitas Hassanudin, Makassar.

Anthon F. Susanto. (2004). Wajah Peradilan Kita : Konstruksi Sosial tentang Penyimpangan, Mekanisme Kontrol, dan Akuntabilitas Peradilan Pidana. Bandung: Refika Aditama

Arifin P. Soeria Atmadja. (2008). Keuangan Publik dalam Perspektif Hukum; Teori, Kritik, dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.

F.R., Bothlingk. (1954). Het Leerstuk der Vertegenwoordiging en Zijn Toepassing op Ambtsdragers in Nederland en in Indonesia. Juridische Boekhandel en Uitgeverrij A. Jongbloed & Zoon’s-Gravenhage.

H.D. Van Wijk. (1995). Hoofdstukken van Administratief Recht. Uitgeverij Lemma BV., Utrecht.

Jawade Hafidz Arsyad. (2013). Korupsi dalam Perspektif HAN (Hukum AdministrasiNegara. Jakarta: Sinar Grafika.

J.B.J.M ten Berge, et.al., (1992). Verklarend Woordenboek Openbaar Bestuur. Samsom H.D. Tjeenk Willink. Alphen aan den Rijn.

J.H Grey. (2017). Discretion in Administrative Law, http://digitalcommons.osgoode.yorku.ca/ohlj/vol17/iss1/3, diunduh pada tanggal 25 Oktober 2017;

Julista Mustamu. (2011). “Diskresi dan Tanggungjawab Administrasi Pemerintahan”, Jurnal Sasi Vol. 17 No. 2 Bulan April-Juni 2011;

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2006). Kajian Diskresi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Berdasarkan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan, Pusat Kajian Administrasi Negara dan Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Munir Fuady. (2009). Teori Negara Hukum Modern (Rechtstaat). Bandung: Refika Aditama.

M. Guntur Hamzah. (2016). “Paradigma Baru Penyelenggaraan Pemerintahan Berdasarkan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan (Kaitannya Dengan Perkembangan Hukum Acara Peratun)”, makalah yang disampaikan pada Seminar Sehari dalam rangka HUT Peradilan Tata Usaha Negara ke-26 , yang diselenggarakan di Hotel Mercure, Jakarta, 26 Januari 2016;

Ridwan H.R. (2010). Hukum Administrasi Negara Edisi Revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Saifullah Anwar, Kriminalisasi Kebijakan Terhadap Kepala Daerah Dalam Tindak Pidana Administrative Corruption (Studi Kasus Walikota Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan), Skripsi Pada Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, 2014.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan




DOI: https://doi.org/10.35327/gara.v15i2.215

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 GANEC SWARA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

GANEC SWARA DI INDEKS OLEH

 

 

 

 

 

____________________________________________
GANEC SWARA

ISSN 1978-0125 (print) | 2615-8116(online)
Published by UNMAS Mataram | Email: Aminullahmtk@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats