SEJARAH PERKEMBANGAN KONSTITUSI DITINJAU DARI PERSPEKTIF KETATANEGARAAN INDONESIASEJAK KEMERDEKAAN, ORDA LAMA, ORDA BARU DAN ERAREFORMASI HINGGA SAAT INI

ISMAIL MZ

Abstract


The constitution is a form of agreement of all the people of a country and this is closely related to the shape of the aspired state building. The constitution is used as the highest source of law because it is an embodiment of the social agreement of all sovereign people in a country. The 1945 Constitution as the constitution of the Indonesian state is an agreement of all the people of Indonesia which was formulated by the founders of this nation from the beginning. The 1945 Constitution is one of the shortest and simplest constitutions when compared to the constitutions of various countries in the world. The history of its making is also very short because it only contains and regulates the main things, so Sukarno at the time of the enactment of the 1945 Constitution on August 18, 1945 said that the 1945 Constitution was temporary and could later be refined in the future.

During the enactment of the 1945 Constitution, Indonesian politics both during the reign of President Soekarno and Suharto were widely used to mobilize and maintain the power he possessed. Soekarno, for example, has proclaimed himself to be a President for life based on MPRS Decree No. III in 1963. While Suharto was elected repeatedly as President, he was in power for 32 years. This happened because the 1945 Constitution did not explicitly formulate the term of office of the President


Keywords


Developmental history, constitutional change, Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Asshiddiqie, Jimly. 2003. Struktur Ketatanegaraan Indonesia setelah Perubahan Keempat UUD 1945 “ Makalah disampaikan pada Seminar Pembangunan Hukum Nasional VIII dengan tema Penegakan Hukum Dalam Era Pembangunan Berkelanjutan diselenggarakan oleh BPHN Departemen Kehakiman dan HAM RI, Denpaasar; 14-18 Juli 2003.

------------------,2004. Format Kelembagaan Negara dan Pergeseran Kekuasaan dalam UUD 1945.: FH UII Press. Yogyakarta

------------------, 2004. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Diterbitkan atas kerjasama Mahkamah Konstitusi dengan Pusat Studi HTN FH UI. Jakarta

Anak Agung Gde Agung, Ide. 1985. Dari Negara Indonesia Timur ke Republik Indonesia Serikat,: Gajah Mada University Press. Yogyakarta

Buyung Nasution, Adnan. 1995. Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesia, Studi Sosio-Legal atas Konstituante 1955-1959. Pustaka Utama Grafiti. Jakarta

---------------,2004. Pergulatan Tanpa Henti Menabur Benih Reformasi, Otobigrafi. Aksara Kurnia. Jakarta

--------------, 2004. Relasi Kekuasaan Legislatif dan Presiden Pasca Amandemen UUD 1945; Sistim Semi Presidensial Dalam Proyeksi”. Disampaikan pada Seminar dan Lokakarya Perkembangan Ketatanegaraan Pasca Amandemen UUD 1945 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi RI berkerjasama dengan Hans Seidel Foundation dan Asosiasi Pengajar HTN dan HAN Indonesia, 7 September 2004 di Jakarta.

Duverger, Maurice. 1956. Droit Constitutionnel et Institutions Politique. Paris.

Fajrul Fakaakh, Moh, dkk. 2003. Kajian Tentang Peninjauan Ketetapan MPR/S 1960-2002, Laporan Akhir Tim UGM Kajian : Peninjauan Ketetapan MPR/S 1960-2002, Yogyakarta.

H.F. Abraham Amos,2007. Sistim Ketatanegaraan Indonesia ( dari Orla, Orba sampai Era Reformasi ) Telaah sosiologi Yuridis dan Yuridis Prakgmatais Kritis Jati Diri Hukum Tata Negara Indonesia. Devisi Buku Perguruan Tinggi, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Joeniarto, 1986. Sejarah Ketatanegaraan Republik Indonesia.: Bina Aksara. Jakarta

Kuasnardi, Moh. Dan Harmaily Ibrahim. 1988. Pengantar Hukum Tatanegara Indonesia. : Pusat Studi Hukum Tata Negara FH UI. Jakarta

Manan, Bagir, 1987, Konvensi Ketatanegaraan, Armoco. Bandung

Manan, Bagir dan Kuntana Magnar, 1993, Beberapa Masalah Hukum Tatanegara Indonesia, Alumni. Badung,

Mahfud MD, Moh. 1998, Politik Hukum di Indonesia. LP3ES Jakarta :

M. Mangunsong, Parlin. 1992. Konvensi Ketatanegaraan Sebagai salah satu sarana Perubahan UUD. Alumni. Bandung:

Nikmatul Huda, 2006. Hukum Tata Negara Indonesia, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta

Satya Arinanto, 2008. Pengantar Perbandingan Sistim Hukum, PT Raja Grafindo Pertsada, Jakarta.

Valina Singka Subekti, 208. Menyususun Konstitusi Transisi, Pergulatan Kepentingan dan Pemikiran dalam Proses Perubahan UUD 1945. PT RajaGrafindo Persada Jakarta

Suny, Ismail.1983. Pregeseran Kekuasaan Eksekutif:.Aksara Baru. . Jakarta

Soemantri M,Sri dan Bintan R Saragih. 1993. Ketatanegaraan Indonesia Dalam Kehidupan Politik Indonesia 30 tahun kembali ke UUD 1945. (Suntingan) Pustaka Sinar Hrapan. Jakarta

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Ketetapan MPRS No. XIX/MPRS/1966 tentang Peninjauan Kembali Produk-produk Legislatif Negara diluar Produk MPRS yang tidak sesuai dengan UUD 1945.

Ketetapan MPR No.I/MPR/2003 tentang Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan MPRS dan Ketetapan MPR RI Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002




DOI: https://doi.org/10.35327/gara.v14i2.144

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 GANEC SWARA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

____________________________________________
GANEC SWARA

ISSN 1978-0125 (print) | 2615-8116(online)
Published by UNMAS Mataram | Email: Aminullahmtk@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats